“Saya berharap Dimas Diajeng terpilih mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyuarakan potensi Kulon Progo, baik dalam konteks budaya, kepariwisataan, maupun pembangunan karakter generasi muda yang unggul dan berdaya saing.” tambahnya.
Tahun ini, ajang Dimas Diajeng mempersembahkan 15 putra-putri terbaik dari seluruh Kapanewon se-Kulon Progo, yang telah menjalani seleksi ketat dalam bidang wawasan budaya, komunikasi publik, serta unjuk bakat.
Puncak malam penobatan menetapkan Dimas Akbar dan Diajeng Yuna sebagai Dimas Diajeng Kulon Progo 2025. Keduanya dinilai memiliki kapasitas, etika, dan semangat luar biasa dalam mempromosikan Kulon Progo secara utuh dan membanggakan.
Acara juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni, peragaan busana batik lokal, dan orasi budaya dari para finalis. Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung, malam final ini disiarkan melalui kanal YouTube resmi Dinas Pariwisata Kulon Progo.
Pemilihan Dimas Diajeng bukan hanya seremoni tahunan, namun juga bagian dari strategi besar pembangunan kebudayaan dan pariwisata di wilayah yang terus tumbuh sebagai destinasi unggulan Daerah Istimewa Yogyakarta.
AR



