Sementara itu Direktur Politeknik ATK Yogyakarta, Sugiyanto menyampaikan bahwa Leather Innofashion Expo 2023 merupakan wujud kerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam memperkenalkan sebuah lembaga pengembangan desain yaitu PDIN, yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing IKM nasional, termasuk bagi 100 mahasiswa jurusan teknologi pengolahan produk kulit Politeknik ATK Yogyakarta dalam menampilkan hasil karyanya.
“Berdasarkan tujuannya, kami berharap PDIN bisa menjadi communal space yang berfungsi sebagai pusat informasi dan referensi desain berdasarkan jenis industri dan pasar dalam skala nasional hingga global. Sebab Jogja merupakan kota yang potensial menjadi pasar global untuk produk inovatif dan kreatif yang dihasilkan oleh para pelaku IKM,” paparnya.
Sugiyanto juga mengungkapkan, bahwa dengan kehadiran PDIN sebagai tempat yang berskala nasional maka stakeholder yang terlibat sangat luas dan beragam. Sehingga inspirasi yang akan hadir tentunya bisa menciptakan kolaborasi dalam menghasilkan desain produk yang berdaya saing tinggi.
Leather Innofashion Expo 2023 berlangsung hingga Juni 2023 mendatang. Rangkaian kegiatan Leather Product Exibition pada 13 dan 14 Januari, Talkshow Entrepreneur 25 Februari, Worksop Ecodesign 18 Maret, National Footwear Design Competition 14 April, Workshop Tenan Corner 14 dan 15 Mei, dan Fashion Show 24 Juni 2023.
pin/ed. MN



