Kuswoyo, selaku Carik Sriharjo saat diwawancarai awak media, Senin (03/1/2022) di kantornya, menjelaskan bahwa untuk proyek tersebut dikerjakan oleh CV. GS Aanemer.
Ia juga menjelaskan bahwa sebetulnya bersama warga dan Dinas PU Bantul pernah audensi.
“Saat dibangun nanti dibuatkan gorong-gorong, namun saat pelaksanaan, tidak dibuat gorong-gorong sehingga kejadian yang dulu kembali terjadi,” tuturnya.
pin/ed. MN



