Analisanya, lanjut Dani, jika 7 parpol yang saat ini tergabung dalam KSB untuk memberikan dukungan kepada Harda ini sudah cukup banyak memiliki kursi di DPRD. Namun jika PDIP tidak masuk dalam koalisi tersebut, maka sudah bisa dipastikan Kustini akan melenggang.
“Kekuatan analisisnya adalah 7 partai yang saat ini bergabung dengan Harda hari ini itu sudah cukup banyak kursinya, seharusnya bergabung dengan PDIP yang mengusung Danang Maharsa. Seperti diketahui, PDIP memiliki 15 kursi di DPRD Sleman, jadi itu sangat kuat sekali untuk memenangkan pasangan Harda dan Danang Maharsa di Pilkada Sleman nanti, itu dilihat dari sisi politiknya,” ungkapnya.
“Sedangkan untuk dari sisi kinerjanya, Harda sendiri kinerjanya sangat baik saat dia menjabat sebagai Sekda kemarin. Sementara itu Danang Maharsa sendiri sejauh ini saat menjabat sebagai wakil bupati juga tidak pernah ada masalah,” lanjut Dani.
Dani menambahkan, sehingga kedua sosok ini sangat cocok untuk memimpin Sleman, karena masing-masing mereka kinerjanya selama ini dinilai baik.
“Namun demikian jangan lengah, jika Harda tidak jadi berpasangan dengan Danang, maka sangat besar kemungkinan Kustini akan berpotensi kembali meraih kemenangan dalam pilkada Sleman nanti,” pungkasnya.
Arifin/Ed. MN



