“Ini pengalaman baru buat kita. Saya senang bisa sambil liburan di Yogyakarta. Dan ini baru pertama kali juga saya ikut festival layang-layang internasional di Yogyakarta,” tuturnya.
Meskipun belum berhasil meraih juara, ia mengaku puas dan antusias bisa terlibat dalam festival budaya yang meriah dan sarat nilai seni tersebut.
Festival yang berlangsung sejak pekan lalu ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang temu lintas budaya dan kreativitas.
“Festival ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga merayakan warisan budaya dan kolaborasi antar komunitas,” ungkap salah satu juri dalam penutupan acara.
Keputusan resmi diumumkan pada 27 Juli 2025 di Yogyakarta. Seperti biasa, keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
AR



