Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Sri Nugroho, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan potensi produk unggulan dari 35 desa wisata di Kabupaten Klaten.
“Festival ini berlangsung selama dua hari, 25-26 November 2023, dan mencakup berbagai kegiatan termasuk lomba melukis, membatik, dan sejumlah acara lainnya yang diikuti oleh 100 siswa,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten juga mengukuhkan Komite Ekonomi Kreatif periode 2023-2026. Sebagai tanda pengukuhan, Bupati menyematkan Jablak kepada para pengurus komite.
“Pertumbuhan ekonomi kreatif dapat mendorong produk lokal dan mendukung pertumbuhan UMKM,” tutur Bupati Klaten,Sri Mulyani.
Dia berharap Klaten Tourism and Creative Economy Festival Tahun 2023 dapat menjadi platform untuk mempromosikan produk ekonomi kreatif di Kabupaten Klaten.
“Pariwisata dan ekonomi kreatif saling terkait. Pariwisata yang ramai dapat menggerakkan ekonomi, dan sebaliknya, ekonomi kreatif dapat memperkaya industri pariwisata,” paparnya.
Sri Mulyani menyimpulkan bahwa keberhasilan acara ini adalah bukti kesiapan Kabupaten Klaten sebagai destinasi wisata yang kompetitif dan adaptif di masa depan.
Ia mengajak masyarakat untuk mendukung produk ekonomi kreatif lokal, menjadikannya daya tarik wisata yang unik di Kabupaten Klaten.
Arifin



