“Wilayah Kabupaten Sleman merupakan dataran tinggi yang saat ini sudah memasuki musim penghujan dan merupakan daerah yang rawan terjadi bencana khususnya akibat erupsi gunung Merapi, oleh sebab itu Penanggulangan bencana alam harus dilaksanakan secara terpadu antara TNI, Polri dan Pemda Sleman serta komponen bangsa lainnya, secara terencana, terkoordinasi dan menyeluruh dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman dan resiko bencana alam yang terjadi,” tandasnya.
Latihan ini juga bertujuan untuk memantapkan kerjasama antara TNI, Polri dan Pemda Sleman serta komponen bangsa terkait lainnya, sehingga siapa berbuat apa menjadi lebih jelas, mekanisme kegiatan berjalan sesuai SOP/ Protap yang dihasilkan.
“Pedoman tahapan kegiatan latihan mulai dari Pra Bencana yang terdiri dari pembekalan pengetahuan, sosialisasi mitigasi dan penyiapan satuan dalam bencana. Tanggap Darurat mulai dari mendirikan posko lapangan, menyiapkan Sarpras pendukung, mencari, menyelamatkan dan evakuasi korban akibat Bencana. Pasca Bencana berupa rehabilitasi psikologi korban, rekonstruksi fasilitas umum serta relokasi perumahan warga,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasiren Korem 072/Pamungkas Kolonel Kav. Solikhin,; Kasipers Kasrem 072/Pamungkas, Kolonel Inf. Wawan Indaryanto; Kasiter Kasrem 072/Pamungkas, Kolonel Inf. Gempar Sebayang; Kasdim 0734/Kota Yogya, Letkol. Czi. Hamonangan Lumban Toruan; Kasdim 0732/Sleman, Mayor Arm. Ronang; dan Danramil 01/Magelang Mayor Inf. Yakobus Totok.
Arifin/MN



