“Sekarang cuma bantu-bantu orang bikin gerabah, dikasih upah 20 ribu rupiah. Sebenarnya, ya, tidak cukup buat kebutuhan sehari-hari. Kadang juga cari kayu buat dijual,” tutur Sakir.
Terkait salah satu anaknya yang mengalami keterbelakangan, Kapolres kemudian akan berkordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami akan koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten untuk merujuk putranya yang saat ini sedang mengalami keterbatasan agar segera ditangani semestinya,” tegas Kapolres.
Selain kepada Sakir, bakti sosial Polres Klaten juga diberikan ke warga lainnya di Desa Bogem. Ada 10 bantuan sembako yang diberikan kepada warga yang kurang mampu di desa tersebut. Diharapkan bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat.
Arifin/ed. MN



