Direktur RSUD Prambanan menekankan bahwa peningkatan mutu layanan tidak hanya dinilai dari kompetensi medis, namun juga dari pengalaman pasien selama berada di rumah sakit.
“Kami ingin pasien merasa nyaman sejak pertama datang. Kami sediakan taman dan kolam ikan sebagai hiburan. Pelayanan BPJS juga kami layani tanpa diskriminasi, sesuai nomor antrean.” tuturnya.
Pelayanan administrasi pasien kini semakin mudah dengan perekaman wajah yang langsung terhubung ke sistem antrean poli. Pendaftaran dapat dilakukan lewat aplikasi Mobile JKN, telepon, atau WhatsApp yang telah disosialisasikan ke masyarakat luas.
Dukung Penanganan Stunting
RSUD Prambanan juga berkomitmen mendukung program prioritas Kabupaten Sleman dalam penanganan stunting melalui kegiatan “Pecah Ranting Hiburane Rakyat”. Anak-anak dengan risiko stunting dirujuk dari puskesmas untuk mendapatkan penanganan spesialis anak. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk mendeteksi berbagai kemungkinan penyakit penyerta seperti TBC anak, gangguan enzim, pencernaan, hingga infeksi lain.
Setelah tertangani, pasien akan dikembalikan ke wilayah domisili untuk pemantauan lanjutan.
“Harapannya, RSUD Prambanan dapat menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain di Indonesia. Di Hari Anak Nasional ini, kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan bermutu, demi mewujudkan generasi Indonesia yang kuat dan sehat,” pungkas Direktur RSUD Prambanan.
AR



