Kustini berharap, seluruh peserta dapat memaksimalkan kesempatan ini dengan berdiskusi bersama narasumber. Pada kesempatan itu. Kustini juga menyematkan topi dan kartu tanda pengenal kepada 2 perwakilan peserta sebagai tanda dibukanya diklat.
Direktur PKTJ, I Made Suartika yang pada kesempatan itu diwakilkan oleh Dosen PKTJ, Sutarjo, menerangkan bahwa diklat yang di laksanakan di Kabupaten Sleman, termasuk dalam program prioritas nasional yang konsern pada aspek keselamatan khususnya transportasi darat.
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan peran serta Kementerian Perhubungan dan PKTJ untuk memberdayakan masyarakat serta meningkatkan kualitas SDM di bidang transportasi.
“Kegiatan diklat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM dalam bidang transportasi. Dan dengan dilaksanakan selama 2 hari, seluruh peserta dapat melakukan diskusi bersama narasumber diklat secara gratis,” ungkap Sutarjo.
Sutarjo berharap Diklat Pemberdayaan Masyarakat tentang Pengemudi yang berkeselamatan dapat memberikan banyak manfaat, baik dari sisi sertifikasi keselamatan, keterampilan, kecakapan, termasuk peningkatan wawasan tentang peraturan terkait keselamatan berlalu lintas.
Arifin



