“Besar harapan kami, TK ABA Semesta nantinya akan menjadi pusat pembelajaran anak usia dini yang unggul, representatif, dan menjadi teladan baik dari segi manajemen pendidikan maupun dari partisipasi masyarakatnya. Semoga proses pembangunan TK ABA Semesta ini berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Harda
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan bahwa pembangunan dan pendirian TK ABA Semesta ini sangatlah relevan dan kontekstual. Ia menyampaikan di bidang pendidikan, dunia saat ini sungguh sarat kompetisi dan melahirkan beragam model keunggulan lembaga-lembaga pendidikan di tingkat lokal dan nasional dalam tekanan dinamika global yang terus bergerak ke depan.
“Masa depan jangan dibiarkan datang sendiri tanpa persiapan, tetapi harus diikhtiarkan dengan rancang bangun yang berwawasan luas dan jauh ke depan atau futuristic oriented,” tegas Haedar.
Lebih lanjut, Unisa Yogyakarta dan ‘Aisyiyah dengan mendirikan TK ABA Semesta ini menunjukkan diri berwawasan ke depan yang global atau mendunia. Penguatan diksi “semesta” pada TK ABA tersebut tentu merupakan wujud mata rantai berpikir dan dinamika eksistensi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) milik organisasi perempuan tertua yang dikenal progresif dalam menghadapi perkembangan dunia baru yang yang dikenal globalisasi sejak beberapa dekade terakhir.
Ar/Ed. MN



