“Kita perlu merancang kebijakan lokal yang berpihak pada alam dan generasi mendatang. Di Sleman, prinsip ‘Memayu Hayuning Bawana’ harus menjadi landasan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian,” tambahnya.
Senada dengan itu, Ketua DPC Gerindra Sleman, Joko Widodo, mengapresiasi langkah tegas pemerintah pusat. Ia menyebutkan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat akar rumput yang menginginkan perlindungan terhadap lingkungan dan sumber daya alam.
“Gerindra bukan hanya hadir untuk pembangunan, tetapi juga untuk memastikan bahwa pembangunan tidak merusak masa depan. Kami mendukung penuh kebijakan ini dan siap mengawalnya di daerah,” tegas Joko Widodo.
Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk akademisi, tokoh agama, aktivis lingkungan, hingga pemuda, untuk ikut mengawasi pengelolaan tambang agar lebih bertanggung jawab.
AR



