LimaSisiNews
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Internasional
Ilustrasi: Suasana pabrik mobil di China. (Foto: Ant./Xinhua/aa).

Ilustrasi: Suasana pabrik mobil di China. (Foto: Ant./Xinhua/aa).

Generasi Muda China Sudah Enggan Bekerja di Pabrik

by REDAKSI
21/11/2022
in Internasional, Khas
15
SHARES
101
VIEWS

Pembuat kebijakan China telah menekankan otomatisasi dan peningkatan industri sebagai solusi untuk tenaga kerja yang menua.

Negara berpenduduk 1,4 miliar orang itu, di ambang penurunan demografis, menyumbang setengah dari instalasi robot pada 2021, naik 44% dari tahun ke tahun, kata Federasi Robotika Internasional.

Tetapi Otomatis Ada Batasnya

Dotty, seorang manajer umum di pabrik perawatan baja tahan karat di kota Foshan, telah mengotomatiskan pengemasan produk dan pembersihan, tetapi mengatakan perbaikan serupa untuk fungsi lain akan terlalu mahal. Namun pekerja muda sangat penting untuk menjaga produksi tetap berjalan.

“Produk kami sangat berat dan kami membutuhkan orang untuk memindahkannya dari satu prosedur pemrosesan ke prosedur berikutnya. Ini adalah pekerjaan padat karya dalam suhu panas dan kami kesulitan merekrut pekerja usia muda untuk prosedur ini,” katanya.

Brett, seorang manajer di sebuah pabrik yang membuat kontroler video game dan keyboard di Dongguan, mengatakan pesanan telah berkurang setengahnya dalam beberapa bulan terakhir, dan banyak rekannya pindah ke Vietnam dan Thailand.

Dia hanya berpikir tentang bagaimana bertahan hidup saat ini, seraya menambahkan dia berharap untuk memberhentikan 15% dari 200 pekerjanya, meski sebenarnya masih membutuhkan tenaga muda untuk melakukan perakitan.

Konflik Aspirasi

Daya saing sektor manufaktur China yang berorientasi ekspor telah dibangun selama beberapa dekade dengan investasi yang disubsidi negara dan biaya tenaga kerja yang rendah.

Namun pelestarian status quo itu sekarang berbenturan dengan aspirasi generasi China yang lebih berpendidikan dan menginginkan kehidupan yang lebih nyaman daripada rutinitas membosankan dengan kehidupan sederhana yang dialami orang tua mereka.

Alih-alih menerima pekerjaan di bawah tingkat pendidikan mereka, rekor 4,6 juta orang China melamar studi pascasarjana tahun ini. Ada 6.000 lamaran untuk setiap pekerjaan pegawai negeri, menurut media pemerintah bulan ini.

Banyak anak muda China yang juga semakin mengadopsi gaya hidup minimal yang dikenal sebagai “flying flat” atau Tang Ping, sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan anak muda yang rela keluar dari pekerjaan bergaji tinggi dan jam kerja ketat, demi menikmati hidup yang lebih santai.

Ekonom mengatakan kekuatan pasar dapat memaksa baik pemuda China maupun pabrik untuk menghalangi aspirasi mereka.

“Situasi pengangguran bagi kaum muda mungkin jauh lebih buruk jika ketidaksesuaian tersebut tidak segera diperbaiki,” kata Zhiwu Chen, profesor keuangan di Universitas Hong Kong.

“Anda Merasa Bebas”

Pekerjaan utama Zhu adalah memasang berlian imitasi ke dalam jam tangan. Setelah itu dia bekerja di pabrik lain, mencetak kotak kaleng untuk kue bulan, produk roti tradisional China.

Rekan-rekannya berbagi cerita mengerikan tentang cedera di tempat kerja yang melibatkan lembaran logam tajam. Menyadari dia bisa menghindari menghidupkan kembali kehidupan seperti yang dialami ayahnya, dia pun memutuskan untuk berhenti.

Sekarang Zhu melakukan penjualan dan pengiriman, menghasilkan setidaknya 10.000 yuan sebulan, tergantung pada berapa jam dia bekerja. Jumlah itu hampir dua kali lipat dari penghasilannya bekerja di pabrik, meskipun ada beberapa perbedaan pada akomodasi, karena banyak pabrik memiliki asrama sendiri.

“Ini kerja keras. Berbahaya di jalanan yang sibuk, di tengah angin dan hujan, tapi untuk orang yang lebih muda, ini jauh lebih baik daripada pabrik,” kata Zhu. “Anda merasa bebas.”

Sementara Xiaojing, 27, sekarang menghasilkan 5.000 hingga 6.000 yuan sebulan sebagai tukang pijat di daerah kelas atas Shenzhen setelah tiga tahun bekerja di pabrik printer di mana dia menghasilkan 4.000 yuan sebulan.

“Semua teman seusia saya meninggalkan pabrik,” katanya, menambahkan bahwa akan sangat sulit untuk membuat mereka kembali.

“Jika mereka mau membayar 8.000 yuan di luar lembur, tidak apa-apa,” katanya.

Ant. from Reuters/MN

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Headline
Share6SendShare

Berita Terkait

Ilustrasi Ki Sidoguro

Bukit Sidoguro: Jejak Sang Pertapa Sakti

Juni 28, 2025

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) - Di tanah tinggi Krakitan, berdirilah sebuah bukit yang sunyi namun sarat makna. Namanya Sidoguro, tempat bertapanya...

Ilustrasi

Sosok Nyi Ageng Rakit Miliki Peran Penting Dalam Sejarah Penyebaran Agama Islam di Bayat

Juni 28, 2025

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) - Siapa sebenarnya sosok Nyi Ageng Rakit dan kenapa sosoknya jadi Ikon wisata di komplek Rowo Jombor,...

HUT Ke-9, Royal Darmo Malioboro Hotel Bakal Gelar Baksos dan Promo Baru 

Juni 3, 2025

LimaSisiNews, Yogyakarta  (DIY)- Waktu begitu cepat berlalu, tak terasa hotel yang mengusung konsep heritage ini genap sembilan tahun. Sebagai wujud...

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/