Hal senada juga dikatakan oleh Ketua DPC. Pejuang Bravo Lima Batu Bara, Vicktor Oktopianus, S.H., dan berharap agar segala kegiatan adat dan tradisi kedaerahaan Simalungun untuk lebih digalakkan lagi.
“Partuha Maujana Simalungun (PMS) ini merupakan persatuan bagi marga Saragih, Sinaga, Damanik, dan Purba. Melalui kegiatan ini saya mengajak kepada saudara-saudara saya yang bermarga tersebut dapat bergabung dengan kami.
Selain itu saya juga ingin menambahkan bahwa tradisi dan adat merupakan warisan budaya dari para leluhur yang harus dijaga kelestariannya, agar generasi bangsa mengetahui budaya yang mereka miliki. Maka dari itu kita harus galakkan tradisi-tradisi kedaerahan yang positif.
Diantaranya, perayaan Marsombuh Sihol yaitu malam hiburan seni untuk melepas rindu yang kerap dilakukan oleh perantau Simalungun.
Kegiatan seperti ini harus tetap dijaga dan dilestarikan. Karena kegiatan ini merupakan silaturahmi yang banyak manfaatnya, yakni dari rezeki yang bertambah, tubuh yang sehat dan juga memperpanjang umur,” tambahnya.
Pantauan media, usai kegiatan itu dibuka, Marsiaman Saragih bersama Bupati Batu Bara dan pengurus DPC. PMS Batu Bara lainnya menyempatkan manortor bersama dan dilanjutkan dengan makan siang bersama.
DWI/MN



