Melalui peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara di tahun ini, Disbud DIY bersama-sama dengan Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia salah satu aspek sejarah perjuangan mempertahankan negara yang masih jarang dibahas, yakni sisi diplomasi.
“Tiga provinsi ini memiliki kesejarahan yang saling terkait satu sama lainnya, dalam hal penegakan kedaulatan negara,” imbuhnya.
Rangkaian kegiatan peringatan hari penegakan kedaulatan negara ini akan diawali dengan kegiatan tirakatan yang akan diselenggarakan di Plaza Monumen SO 1 Maret, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta pada pukul 19.00 WIB yang dihadiri Wakil Gubernur DIY serta di akhiri Pagelaran Wayang Kulit Mahabharata, oleh Ki Getar Pamudji Widodo, dengan lakon Babad Wanamarta
Sedangkan pada 1 Maret 2023 pukul 10.00 WIB akan dilaksanakan kolaborasi antara DIY, Bangka Belitung dan Sumbar . Kegiatan dilaksanakan bersama-sama secara hybrid dalam bentuk talkshow, teatrikal dan peluncuran buku. Lebih khusus dalam teatrikal akan ditampilkan penggalan sejarah dari mulai agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948 dan penangkapan para pemimpin di Yogyakarta, masa selama pengasingan di Bangka Belitung , pembentukan Pemerintah Darurat RI dan perjuangannya.di Sumatera barat, Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta hingga kembalinya para pemimpin bangsa di Yogyakarta akan ditayangkan secara live dari masing-masing provinsi dan disiarkan melalui kanal youtube tasteofjogja.
Selain itu, rangkaian peringatan ini juga didukung agenda peringatan dari Kabupaten dan Kota, yang secara serempak menggelar berbagai aktifitas budaya dalam mensosialisasikan dan memaknai peringatan bersejarah Hari Penegakan Kedaulatan Negara .
Arifin/ed. MN



