Sedangkan terkait sarling, Zaldy mengakui bahwa Gedung PN masih masa pemeliharaan.
“Sebetulnya gedung masih dalam masa pemeliharaan dan belum diresmikan, jadi masih banyak kekurangan. Untuk mobiller, baru sebagian yang keluar anggarannya. Itu juga untuk mobiller persidangan, selebihnya masih menunggu mobiller bekas dari gedung yang lama,” pungkasnya.
Dikutip dari www.pn-sibuhuan.go.id, pembangunan gedung PN Sibuhuan menghabiskan anggaran Rp43 milyar meliputi kegiatan pembangunan gedung pengadilan dan kelengkapan sarling.
Proyek pembangunan gedung PN Sibuhuan dikerjakan oleh PT. Bumi Putri Silampari dan pihak Konsultan Pengawas dari PT. Marga Sarana Bhumi Tahun Anggaran 2022 – 2023 dan difungsikan pada pertengahan Desember 2023 lalu.
Dari amatan wartawan didapati pada bagian permukaan paving blok yang tidak rata hingga menyebabkan genangan air. Keadaan MCK (Mandi Cuci Kakus) yang tanpa bak air, keran air mati, sisa besi beton yang menonjol, tapak plat yang menganga.
Demikian halnya pipa air yang menempel pada dinding gedung, cat dan permukaan beton pembatas taman yang tidak rata serta pintu toilet yang sudah rusak, kabel tak bertuan yang didapati di ruang media center menghiasi gedung PN Sibuhuan.
Rz/ed. MN



