“Dibandingkan wilayah lain, kota paling tinggi karena memang jangkauannya kota kecil dan kesadaran masyarakat sudah tinggi. Saya sebagai Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi Covid-19 DIY, terutama di kabupaten untuk segera mendata, dan nanti kami akan coba lakukan upaya jemput bola vaksinasi,” jelas Sumadi.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani menyatakan kegiatan kick off itu untuk menegaskan bahwa di Kota Yogyakarta vaksinasi Booster kedua sudah dimulai. Masyarakat lansia yang akan mengakses vaksinasi Booster kedua itu bisa mendaftar melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Vaksinasi Covid-19 booster kedua diberikan kepada lansia 60 tahun ke atas dan sudah menerima vaksin booster pertama dengan durasi minimal 6 bulan.
“Kick off ini kuotanya 200. Kami buka di JSS. Tapi kemarin agak minim yang lewat, kami juga ke wilayah mengumpulkan sasaran. Vaksinnya Pfizer setengah dosis,” ujar Emma.
Dia menjelaskan bahwa sebetulnya pelaksanaan Booster kedua untuk lansia sudah dimulai akhir November 2022 di puskesmas-puskesmas. Setiap puskesmas dijadwalkan seminggu sekali melayani vaksinasi Booster kedua karena harus mengumpulkan sasaran dulu agar efektif. Puskesmas juga tetap melayani masyarakat yang membutuhkan vaksin Covid-19 dosis 1 dan 2 maupun Booster pertama.
Salah seorang penerima vaksin Booster kedua, Crescentiana Sri Suharsih mengaku tidak merasakan keluhan apapun usai divaksin Booster kedua. Warga Muja Muju itu berharap dengan pemberian vaksin booster kedua itu bisa semakin melindungi dari penularan Covid-19.
“Tidak ada reaksi apa-apa. Mudah-mudahan sehat terus,” ucap Sri Suharsih.
Arifin/MN



