LimaSisiNews
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Internasional
Ilustrasi (Foto: Getty Images/BBC News Indonesia).

Ilustrasi (Foto: Getty Images/BBC News Indonesia).

Dampak Inflasi di Inggris Raya, Ada Orang Konsumsi Makanan Hewan Piaraan dan Panaskan Makanan dengan Lilin

by REDAKSI
08/12/2022
in Internasional
15
SHARES
99
VIEWS

Victoria Winckler, direktur lembaga amal Wales The Bevan Foundation, memperingatkan akan bahaya men-stereotipe suatu wilayah atau kota besar sebagai tempat yang melarat atau makmur.

“Stereotipenya, Cardiff adalah tempat yang makmur sementara daerah Valleys miskin dan data-data menunjukkan bahwa ini tidak benar sama sekali,” katanya.

“Ada daerah di Cardiff yang makmur, ya, tetapi ada juga area yang cukup signifikan di ibu kota Wales itu tempat orang-orang kekurangan,” imbuhnya.

Di Luar Wales

Testimoni serupa juga disuarakan banyak warga lain yang tinggal di berbagai daerah di Inggris.

Jutaan orang di Inggris saat ini harus memilih antara membeli makanan atau membayar tagihan listrik dan pemanas mereka.

Hampir sepertiga dari orang tua tunggal terpaksa melewatkan satu kali makan dalam sehari demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup yang lain, menurut penyelidikan terbaru oleh LSM Which?, di rumah tangga yang paling terpukul oleh krisis inflasi di negara tersebut.

Anggota pada 3 dari 10 rumah tangga orang tua tunggal yang diwawancarai mengatakan mereka mengurangi makan akibat kenaikan harga makanan. Secara total, situasi yang sama terjadi pada 14% rumah tangga yang berpartisipasi dalam penelitian ini.

“Penelitian kami menemukan bahwa keluarga di seluruh Inggris mengalami kesulitan karena meningkatnya biaya hidup, dengan rumah tangga orang tua tunggal menjadi yang paling terdampak oleh krisis ,” Rocío Concha, direktur kebijakan dan aktivisme di Which?

Menurut organisasi tersebut, supermarket perlu memastikan bahwa harga barang-barang mudah dibandingkan dan ada berbagai penawaran untuk anggaran yang berbeda-beda.

“Karena harga terus naik, sangat penting bagi setiap orang untuk mendapat akses ke makanan yang sehat dan harganya terjangkau bagi mereka dan keluarga mereka,” imbuh Concha.

Data resmi terbaru menunjukkan bahwa inflasi makanan Inggris mencapai 16,4% pada Oktober, level tertinggi sejak 1977.

Hal ini terutama disebabkan oleh lonjakan tajam harga bahan-bahan makanan pokok seperti susu, mentega, keju, pasta, dan telur.

Bank makanan menjamur di Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Rumah tangga orang tua tunggal dan pensiunan mendedikasikan sebagian besar anggaran mereka untuk makanan, listrik, dan bensin — sekitar 30%. Bagi pasangan dengan anak-anak, persentase ini turun menjadi 25%, menurut perhitungan resmi.

Namun, semua rumah tangga menghabiskan jauh lebih banyak uang daripada tahun lalu untuk produk-produk esensial.

Seorang perempuan berusia empat-puluhan berkata kepada peneliti bahwa karena tagihan yang begitu besar, ada minggu-minggu ketika ia hampir tidak bisa memberi makan anak-anaknya.

Orang lain menambahkan: “Saya mengurangi makan supaya dapat memberi anak-anak saya makanan dan pakaian dan masih ada sisa untuk bayar listrik.”

Menurut data yang diungkapkan Senin ini oleh Konfederasi Industri Inggris (CBI) ekonomi Inggris ada di jalur untuk menyusut 0,4% tahun depan karena inflasi dan keengganan perusahaan-perusahaan besar untuk berinvestasi.

BBC/MN

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Headline
Share6SendShare

Berita Terkait

Manchester United Tundukkan Brentford 2-1 dalam Laga Sengit di Old Trafford

Oktober 19, 2024

LimaSisiNews, Old Trafford - Pertandingan lanjutan Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Brentford yang digelar pada Sabtu, 19 Oktober...

Sang Pangeran Ketar-ketir, Titik Terang Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata di Sleman Mulai Nampak

September 3, 2024

LimaSisiNews, Yogyakarta DIY) - Dugaan korupsi dana hibah pariwisata yang digelontorkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk Kabupaten Sleman,...

Ilustrasi: Kota Luksemburg (Foto: dialeksis.com).

Ini Enam Fakta Menarik tentang Luksemburg, Negara Kecil tapi Terkaya di Eropa

Mei 10, 2024

LimaSisiNews, Luksemburg - Luksemburg adalah satu negara kecil di Benua Eropa dengan luas wilayah hanya 2.586 km persegi atau setengah...

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/