Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sambas, Arifidiar sangat mengapresiasi KMKS dan seluruh mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Selaku wakil rakyat menurutnya semangat persatuan memang harus terus dipupuk sehingga dapat membangun daerah lebih baik dan maksimal.
“Sangat menyambut baik kegiatan ini yang dihadiri mahasiswa asal Sambas. Sudah semestinya untuk terus memperkuat. Mahasiswa adalah pemimpin kini dan masa depan. Saya harap ke depan yang hadir di sini bisa berkiprah di semua lini dalam membangun daerah,” katanya.
Alumni KMKS yang juga Direktur Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) Yuliansyah mengatakan acara makan bubur paddas secara bersama dapat mempererat hubungan dan persatuan. Hal itu menurutnya, sejalan dengan filosofi bubur paddas itu sendiri yang bahan baku pembuatan dari berbagai aneka sayur dan bumbu diolah menjadi satu, kemudian menjadi kuliner yang memiiki citra rasa yang spesial.
“Hadirnya KMKS, kemudian filosofi kegiatan makan Bubur Paddas ini sejalan untuk menyatukan terutama mahasiswa. Hal ini terus dilanjutkan dan beruntung para pejabat hadir. Artinya komunikasi saat ini terus berjalan dengan baik,” katanya.
Ia mendorong mahasiswa untuk bukan hanya sekedar memperkuat kecerdasan intelektual namun juga kecerdasan emosional dan spritual.
“Melalui organisasi dan kegiatan seperti ini bentuknya dalam menunjang kecerdasan intelektual. Kunci sukses itu bukan hanya dari sisi intelektual namun kecerdasan emosional dan sipritual terus diasah dan memaksimalkannya,” demikian Yuliansyah.
Ant/MN
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sambas, Arifidiar sangat mengapresiasi KMKS dan seluruh mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut. Selaku wakil rakyat menurutnya semangat persatuan memang harus terus dipupuk sehingga dapat membangun daerah lebih baik dan maksimal.
“Sangat menyambut baik kegiatan ini yang dihadiri mahasiswa asal Sambas. Sudah semestinya untuk terus memperkuat. Mahasiswa adalah pemimpin kini dan masa depan. Saya harap ke depan yang hadir di sini bisa berkiprah di semua lini dalam membangun daerah,” katanya.
Alumni KMKS yang juga Direktur Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) Yuliansyah mengatakan acara makan bubur paddas secara bersama dapat mempererat hubungan dan persatuan. Hal itu menurutnya, sejalan dengan filosofi bubur paddas itu sendiri yang bahan baku pembuatan dari berbagai aneka sayur dan bumbu diolah menjadi satu, kemudian menjadi kuliner yang memiiki citra rasa yang spesial.
“Hadirnya KMKS, kemudian filosofi kegiatan makan Bubur Paddas ini sejalan untuk menyatukan terutama mahasiswa. Hal ini terus dilanjutkan dan beruntung para pejabat hadir. Artinya komunikasi saat ini terus berjalan dengan baik,” katanya.
Ia mendorong mahasiswa untuk bukan hanya sekedar memperkuat kecerdasan intelektual namun juga kecerdasan emosional dan spritual.
“Melalui organisasi dan kegiatan seperti ini bentuknya dalam menunjang kecerdasan intelektual. Kunci sukses itu bukan hanya dari sisi intelektual namun kecerdasan emosional dan sipritual terus diasah dan memaksimalkannya,” demikian Yuliansyah.
Ant/MN



