“Masyarakat tidak enggan lagi membayar retribusi, karena percaya akan dikelola dengan baik,” ujarnya.
Disampaikan, uji coba penggunaan billing center akan dilakukan di tiga OPD, yakni BKUD, Dinas Pertanian, dan Dinas Lingkungan Hidup. Ditargetkan, pada awal tahun depan, seluruh OPD pengelola retribusi telah memanfaatkan aplikasi ini.
Terkait realisasi penerimaan pajak, Rudibdo menerangkan, terjadi kecenderungan (tren) meningkat. Sampai 14 November 2023, telah terealisasi sebesar 81,94 persen. Jenis pajak dengan realisasi tertinggi, adalah BPHTB senilai Rp48,3 miliar.
Sedangkan untuk realisasi pajak bumi dan bangunan (PBB), baik perkotaan dan pedesaan, sampai medio November 2023, sebesar Rp65,4 miliar dari target Rp82 miliar. Perolehan ini lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada kesempatan itu, juga diserahkan bantuan satu unit kendaraan roda empat dari Bank Jateng, untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Arifin/Kominfo Semarang



