Yani juga menegaskan pentingnya kegiatan keagamaan sejak usia dini dalam rangka pembentukan moral dan akhlak generasi penerus bangsa.
“Anak-anak inilah calon pemimpin masa depan. Mereka adalah generasi emas Indonesia 2045. Ketika mereka didekatkan dengan agama, insyaallah akan lahir generasi yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, dan cinta tanah air,” imbuhnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang berkumpulnya dua golongan yang disebut Allah sebagai yang terbaik, yakni para pengajar Al-Qur’an (ustadz/ustazah) dan santri yang mempelajarinya.
“Semoga berkumpulnya orang-orang baik di tempat ini membawa dampak positif bagi bangsa dan negara. Mereka bukan hanya belajar membaca Qur’an, tetapi juga belajar akhlak, persaudaraan, dan kecintaan terhadap tanah air. Inilah yang dibutuhkan Indonesia untuk menjadi bangsa yang lebih baik di masa depan,” tutup Yani.
AR



