Beragam produk yang tengah disiapkan antara lain getuk frozen, brownies talas, slondok, keripik singkong, keripik talas, timus, manggleng, hingga bakpia ubi ungu. Selain kuliner, kawasan Omah Telo Merapi juga akan menampilkan produk sablon serta kerajinan kayu dan batu hasil karya warga setempat.
Ia menambahkan, pengembangan Omah Telo Merapi menjadi pelengkap wisata jip yang telah berjalan bersama Wage Adventure Merapi, sehingga ekosistem desa wisata semakin terpadu, mulai dari wisata alam, budaya, hingga ekonomi kreatif. Melalui inovasi tersebut, pemerintah kalurahan berharap dapat membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), memperluas lapangan kerja, serta memperkuat branding Argomulyo sebagai desa wisata berbudaya yang bertumpu pada kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap keberadaan Omah Telo Merapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat identitas Argomulyo sebagai kawasan wisata berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.
AR/Ed. MN



