“Ini adalah tentang masa depan bangsa kita. Ini adalah tentang masa depan negara kita. Kita tidak menginginkan adanya ketimpangan yang terus menerus. Kita tidak menginginkan ketidakadilan yang terus-menerus. Kita tidak ingin hukum tidak ada. Mereka-mereka bebas dari masalah hukum. Mereka-mereka yang menjadi lawan, dibuat masalah hukum. Kita tidak ingin begitu terus,” tuturnya.
Terkait dengan lapangan pekerjaan, Anies mengatakan akan memprioritaskan bantuan kegiatan ekonomi mikro, kecil dan menengah. Ia menilai hal itulah yang menyerap lapangan pekerjaan paling banyak.
“Ini diselesaikannya justru dengan membesarkan yang kecil. Saat ini perusahaan yang besar-besar sudah diberikan kemudahan. Tapi yang kecil malah kesulitan. Usaha kecil mikro itu paling cepat menyerap tenaga kerja. Begitu punya modal, ibu-ibu langsung bisa bikin angkringan. Begitu punya modal bisa bikin konveksi kecil-kecilan, dan langsung menyerap tenaga kerja,” katanya.
“Prinsipnya begini, membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar. Yang besar tidak perlu dimusuhi biar tanpa besar. Itu semua hanya bisa kita lakukan bila jadi misi itu bisa dikerjakan. Bila amanah itu kita dapatkan dari masyarakat, dari rakyat dan itulah perjuangan kita lakukan hari ini. Apa yang dikerjakan oleh GPK, Gerakan Pemuda Ka’bah menjadi langkah yang tegas mengajak semua untuk perubahan,” lanjut Anies.
Arifin/ed. MN



