“Ada 1.337 personel (yang akan diterjunkan). Karena kita dibantu oleh seluruh elemen, baik itu pam swakarsa, Pemerintah Daerah maupun dari TNI. Untuk personel Polres sendiri ada sekitar 700 orang,” jelas Kapolres.
Kapolres Klaten menjelaskan, tantangan dalam Operasi Lilin tahun ini adalah libur nasional bersamaan dengan libur sekolah yang menyebabkan jumlah pemudik diperkirakan akan meningkat. Untuk itu pihaknya juga memberikan perhatian ekstra kepada tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Klaten.
“Jadi yang menjadi tujuan mudik, selain untuk merayakan Natal dan Tahun Baru, pemudik ini juga pengen berlibur. Tujuannya selain di Jawa Tengah juga ada di Yogyakarta,” tandasnya.
Kapolres menambahkan, untuk gereja yang akan dilakukan pengamanan ada sejumlah 183 gereja dengan 18 gereja prioritas karena jemaatnya diatas 1.000 orang. Patroli gabungan skala besar juga akan dilakukan bersama dengan BKO Brimob dan juga TNI untuk menjamin situasi Kabupaten Klaten tetap aman kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Semua sudah kita siapkan. Jibom sudah kita siapkan, termasuk tim sterilisasi. Jadi nanti sebelum dilaksanakan ibadah, semua gereja akan kita sterilisasi,” tuturnya.
Sementara itu Wakil Bupati Klaten mengungkapkan, terkait perayaan Natal dan Tahun Baru, Dinas Perhubungan Klaten sudah mengeluarkan Surat Edaran untuk membatasi operasional truk pengangkut galian C.
“Dari Dishub sudah mengeluarkan Surat Edaran kepada semua kegiatan tambang, pemilik armada dan sopir truk untuk menghentikan sementara kegiatan mulai hari ini (22/12/2022) sampai dengan tanggal 26 Desember, kemudian dari tanggal 30 Desember sampai dengan tanggal 2 Januari,” papar Wakil Bupati.
Arifin/ed. MN



