LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) –
Di tanah tinggi Krakitan, berdirilah sebuah bukit yang sunyi namun sarat makna. Namanya Sidoguro, tempat bertapanya seorang leluhur sakti, Ki Sidoguro.
Konon, beliau adalah pertapa yang mencari kedamaian batin di atas batu cadas, memandang Rowo Jombor yang tenang. Hari-harinya diisi dengan doa, tapa, dan menyatu dengan alam.
Tatkala malam tiba, kabut turun menutupi lereng bukit, dan cahaya rembulan memantulkan bayangan sosoknya di antara pepohonan.
Warga percaya, roh Ki Sidoguro tak pernah benar-benar pergi. Ia tetap menjaga bukit, menjadi penjaga tak kasat mata yang melindungi alam dan mereka yang datang dengan niat baik.



