LimaSisiNews
Minggu, 27 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Nasional DI Yogyakarta
Antonius Fokki Ardiyanto S.IP
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Yogyakarta

Antonius Fokki Ardiyanto S.IP Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Yogyakarta

Keistimewaan Memiskinkan Rakyat Yogyakarta: Quo Vadis

by Redaksi
30/04/2025
in DI Yogyakarta, Opini
30
SHARES
201
VIEWS

LimaSisiNews, Yogyakarta –

Pada tahun 2010-2011 rakyat DIY geger ketika pemerintah dibawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewacanakan pemilihan kepala daerah (baca gubernur dan wakil gubernur) secara langsung seperti daerah daerah lain di wilayah Republik Indonesia.

Selama ini di DIY bahwa gubernur adalah identik dengan Sultan Kraton Ngayogyokarto yang bertahta dan wakil gubernur adalah Pakualam yang bertahta di Kadipaten Puro Pakualaman. Ketika Pemerintah Pusat dibawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewacanakan pemilihan kepala daerah maka dapat tersampaikan di rakyat Yogyakarta bahwa Presiden SBY akan menghapus keistimewaan DIY.

Isu dan wacana ini cepat berkembang dan menjadi titik point rakyat Yogyakarta bereaksi melawan dengan jargon mendukung penetapan. Gerakan ini sangat massif n didukung oleh mayoritas rakyat DIY dengan slogan slogannya pejah gesang nderek Sultan, kami pro penetapan, Sumber Bencana Yogyakarta (SBY) dan sebagainya. Massa aksi dengan gerakan gerakannya berhasil menekan DPRD DIY dan DPRD Se DIY untuk menyatakan sikap mendukung keistimewaan dengan penetapan vis to vis berhadapan dengan partai penguasa waktu itu Partai Demokrat. Terkecuali Kota Yogyakarta dimana Fraksi Demokrat di DPRD Kota Yogyakarta mendukung penetapan.

Gerakan tersebut bergulir sampai ke parlemen di Jakarta dan akhirnya di tahun 2012 berhasil disepakati lahirnya UU Keistimewaan DIY dengan ketua pansusnya Ganjar Pranowo.

Kekuatan rakyat berhasil memenangkan keistimewaan DIY sekali lagi rakyat adalah aktor utama pergerakan sosial dan politik kala itu.

Pasca UU Keistimewaan DIY maka jasa rakyat kepada Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman sangat besar karena rakyat berhasil “mempersembahkan” segalanya kepada rajanya :
1. Jabatan politik : gubernur dan wakil gubernur seumur hidup
2. Uang yang berlimpah melalui dana keistimewaan
3. Tanah melalui pensertifikatan tanah tanah berdasarkan peta yang dibuat kerajaan Belanda (rijsblaad)
4. Struktur pemerintahan yang semakin memperkokoh kedudukan gubernur dan wakil gubernur.

Rakyat senang karena keinginan rakyat hanya satu bahwa dengan keistimewaan maka kebijaksanaan raja seperti yang ditunjukkan Sri Sultan Hamengkubowono ke IX dapat terjaga dengan semboyan yang terkenal tahta untuk rakyat.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Headline
Share12SendShare

Berita Terkait

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus memperkuat ketahanan sumber daya air melalui program pemeliharaan embung dan sumber...

Anggaran Terbatas, DPUPKP Sleman Prioritaskan Pembangunan Kantor Kapanewon Turi dan Taman Budaya

Maret 14, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) - Keterbatasan anggaran pada tahun 2026 memengaruhi sejumlah rencana pembangunan di bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum,...

Kepala Bidang Perumahan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Suwarsono

Pengelolaan PSU Perumahan di Pengelolaan PSU Perumahan di Sleman Terkendala Anggaran dan Perilaku Warga

Maret 14, 2026

LimaSisiNews, Sleman (DIY) – Pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) perumahan di Kabupaten Sleman masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari...

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/