LimaSisiNews, Sleman (DIY) –
Proses penyidikan kasus dugaan Korupsi dana hibah pariwisata Sleman tahun 2020 masih terus berjalan, meskipun sudah ratusan saksi yang dipanggil.
Kejari Sleman membuktikan keseriusan untuk segera menyelesaikan kasus tersebut. Kejari Sleman pun akhirnya memanggil Bupati Sleman Harda Kiswaya yang waktu itu menjabat sebagai sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Sleman.
Harda Kiswaya penuhi panggilan Kejari Sleman kapasitasnya sebagai saksi, Senin (14/04/2025).
Kepada awak media Harda membenarkan terkait pemanggilannya oleh Kejari Sleman.
“Betul saya memenuhi panggilan Kejari (14/04/2025). Tentunya saya tidak mau ada fitnah terhadap siapapun karena menyangkut harkat orang, harga diri orang, juga nasib orang, Sehingga pernyataan yang saya sampaikan saya dasari takwa kepada Allah,” ujarnya, Rabu (16/04/2024).



