LimaSisiNews
Senin, 28 September 2026
No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata
No Result
View All Result
LimaSisiNews
  • NEWS
  • SIANTAR – SIMALUNGUN
  • PERISTIWA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
  • ENTERTAINMENT
  • OLAHRAGA
  • TEKNOLOGI
  • WISATA
Home Nasional Jawa Tengah

Dampak Munculnya El Nino Harga Beras Terus Naik, Pemerintah Diminta Impor Beras untuk Stabilkan Harga

by REDAKSI
25/08/2023
in Jawa Tengah, News
20
SHARES
134
VIEWS

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) –

Pemanasan Suhu Muka Laut (SML) yang terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur ini mengakibatkan potensi pertumbuhan awan meningkat dan mengurangi curah hujan di wilayah tersebut, termasuk di Indonesia.

Salah satu dampak dari kemunculan El Nino itu adalah turunnya rendemen gabah. Yang biasanya hasil gabah per hektar bisa mencapai 7 sampai 8 ton, tetapi sekarang, hasil gabah per hektar hanya sekitar 6 ton.

Direktur Utama (Dirut) PT. Bumi Manfaat Gemilang (BMG), Muhammad Ibrahim Al Asy’ari menyampaikan bahwa kondisi perberasan di seluruh Indonesia saat ini kurang baik-baik saja. Hal ini dikarenakan terjadinya kenaikan harga beras yang begitu signifikan.

“Karena pada musim gadu atau Masa Tanam (MT) 2 ini terjadi perubahan iklim dengan adanya gelombang El Nino yang sangat ekstrim panas, yang membuat rendemen gabah menjadi turun. Yang biasanya per hektar itu hasilnya 7 atau 8 ton, sekarang menjadi 6 ton. Dan pastinya, karena jumlah penduduknya meningkat, kebutuhan konsumsinya juga tinggi, maka ini juga berdampak (terjadinya kenaikan harga beras),” ungkapnya, Jumat (25/08/2023)

Lebih lanjut, Muhammad Ibrahim Al Asy’ari menjelaskan bahwa saat ini, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah adalah Rp5.000,- per kilogram. Tetapi kondisi riel di lapangan sekarang sudah mencapai Rp7.000,- dan bahkan Rp7.500,- per kilogram.

Sedang harga Pecah Kulit (PK) yang biasanya Rp8.000,- sampai Rp8.500,- per kilogram, sekarang mencapai Rp10.500,-. Bahkan sekarang ini ia mendapat permintaan di lapangan sudah mencapai Rp10.800,- per kilogram.

“Lha, terus bagaimana saya harus mengikuti harga yang terus berubah setiap hari itu? Tetapi apa pun yang terjadi, kita akan tetap bertahan agar petani tetap produksi. Walaupun serapannya dibagi di mana-nama,” tuturnya.

Pria yang akrab dipanggil Ibra ini menyatakan bahwa kondisi kenaikan harga gabah ini mulai terjadi pada Februari 2023. Dari Februari sampai Maret, harga gabah terus naik. Kemudian harga gabah sempat turun sebentar. Tetapi mulai Juni sampai Agustus 2023 harga gabah terus merangkak sampai saat ini Rp10.800,- per kilogram.

“Kalau harga gabah seperti ini, maka saya hitung, HPP (Harga Pokok Penjualan) untuk beras medium itu jatuhnya nanti bisa sampai Rp12.500,- per kilogram. Sedang pada Agustus 2022 lalu, harga beras medium antara Rp10.750,- sampai Rp10.800,- per kilogram. Itu harga maksimal beras medium. Tetapi sekarang, sudah berubah harga, bukan naik harga lagi,” jelasnya.

Ibra mengemukakan, kalau dilihat secara iklim, kemungkinan kondisi kenaikan harga beras seperti ini akan berlangsung sampai akhir tahun 2023 nanti.

“Baru nanti pada MT 1, yaitu sekitar Desember sampai Januari 2024 ke sana, mudah-mudahan terjadi penurunan harga beras karena panen raya. Karena serapan (produksi) juga tinggi. Tetapi kalau El Nino ini segera berakhir, kemungkinan juga bisa meningkatkan produksi atau panen, sehingga kenaikan harga beras bisa ditekan,” ucap Ibra.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Headline
Share8SendShare

Berita Terkait

Duta Besar Belanda dan Jerman Hadiri Konferensi Sejarah Sepeda Dunia di Klaten

Mei 22, 2026

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) - Hari terakhir rangkaian International Cycling History Conference (ICHC) ke-35 berlangsung meriah dan penuh nuansa internasional...

Karaton Surakarta Gelar Sadranan Leluhur Panembahan Agung Kajoran di Klaten

Februari 15, 2026

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) - Untuk melestarikan tradisi leluhur, Karaton Surakarta Hadiningrat menggelar upacara Sadranan Leluhur Panembahan Agung Kajoran di...

Suasana Rumah Duka Wakil Bupati Klaten

Februari 7, 2026

LimaSisiNews, Klaten (Jawa Tengah) — Suasana duka menyelimuti rumah Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardianto di Dukuh Tegalrejo, Desa Karang,...

Berita Terbaru

Hukrim

Polsek Buntu Pane Sergap Puluhan Remaja Diduga Hendak Balap Liar, 21 Sepeda Motor Diamankan

September 17, 2026
Peristiwa

Lagi, Kecelakaan Kerja di Tambang Batubara Blok Cepak Pasar Cibobos: Seorang Warga Cibobos Tewas, Tanggung Jawab Pengelola Dipertanyakan

September 11, 2026
Hukrim

GAMMA Pertanyakan Pengesahan RJ Kasus Dugaan Penculikan Uun, Siap Geruduk Polda Banten

September 10, 2026
Hukrim

Polisi Picing Mata, Gudang CPO dan Kernel Ilegal di Eks PT. Radian Utama Km 12 Air Kulim Kebal Hukum

Juli 13, 2026
DI Yogyakarta

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Juni 8, 2026
Banten

Perhutani Minta PT. NKE dan PT. GHL Hentikan Pembangunan PLTMH di Kawasan Hutan Ciherang Selatan Petak 10.11 dan 12

Juni 8, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Terms
  • Policy

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

No Result
View All Result
  • News
    • Internasional
    • Siantar – Simalungun
    • Peristiwa
    • Regional
    • Nasional
    • Hukrim
  • Entertainment
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Wisata

©2024 LimaSisiNews.com

rotasi barak berita hari ini danau toba

You cannot copy content of this page

https://limasisinews.com/